Spread the love

Dalam menangani saraf kejepit, diperlukan pertolongan dari dokter dan juga terapis yang profesional. Akan tetapi, ada terapi syaraf kejepit mandiri yang dapat dilakukan Anda sendiri untuk mengurangi gejala-gejala yang sifatnya masih ringan.

Terapi mandiri ini dapat bermanfaat untuk meringankan nyeri, rasa sakit, kesemutan serta mati rasa yang dialami. Bahkan rasa nyeri ini bisa sembuh dengan cepat ketika menerapkan terapi penyembuhan secara tepat.

Terapi saraf terjepit ini berguna untuk membantu pemulihan syaraf yang terjepit. Sehingga terapi ini bisa membantu mengurangi rasa sakit, mati rasa dan kesemutan. Terapi syaraf ini juga bisa membantu pasien untuk mengembalikan gerak tubuh.

Manfaat Terapi Saraf Kejepit

Ada beberapa manfaat yang akan dirasakan dari terapi saraf kejepit, diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Mengembalikan kemampuan gerak
  2. Mengurangi rasa sakit, mati rasa dan kesemutan
  3. Meningkatkan Keseimbangan Tubuh
  4. Membantu Postur Tubuh
  5. Memperbaiki Postur Tubuh

Terapi ini bisa dilakukan dengan berbagai metode yaitu sebagai berikut.

  1. Program pelatihan seperti olahraga, senam dan peregangan otot.
  2. Fisioterapi manual, seperti peregangan, pijat, dan mobilisasi sendi
  3. Teknik elektroterapi, yaitu terapi saraf dengan stimulasi elektrik (TEN)
  4. Terapi Okupasi

Terapi ini yang dilakukan secara rutin bisa membantu saraf yang kejepit akan membaik lagi.

Terapi Mencegah Saraf Kejepit Kambuh Lagi

Bagaimanakah terapi saraf kejepit secara mandiri? Berikut ini penjelasannya. Perawatan saraf kejepit memang bervariasi berdasarkan tingkat keparahan serta penyebab terjadinya. Selain itu juga seberapa lama proses untuk penyembuhannya pun tentu berbeda-beda untuk setiap penderitanya.

Apabila saraf kejepit yang dialami masih dengan gejala yang ringan, dengan perawatan mandiri di rumah memang cukup efektif. Berikut ini beberapa terapi syaraf kejepit yang dapat Anda lakukan.

1. Waktu Istirahat yang Cukup

Walaupun terkesan cukup sepele namun dengan istirahat yang cukup sangat membantu seseorang untuk meringankan gejala syaraf kejepit. Bahkan perawatan yang sangat disarankan untuk penderita syaraf kejepit yaitu beristirahat pada bagian tubuh yang terkena dampak. Dokter pun akan menyuruh Anda untuk menghentikan berbagai aktivitas apapun yang dapat menyebabkan dan memperparah tekanan di syaraf.

Istirahat yang cukup sederhana dan disarankan yaitu tidur sebab dengan tidur maka tubuh akan melalukan perbaikan pada semua bagian tubuh termasuk pada saraf. Dengan tidur juga dapat mencegah tubuh untuk menggunakan saraf yang berlebihan yang dapat memperparah kondisi seseorang. Maka pastikan untuk mencari posisi yang ternyaman untuk tidur.

2. Memperbaiki Postur Tubuh

Salah satu penyebab dari saraf kejepit yaitu postur tubuhnya yang salah, misalnya berdiri dengan postur berdiri yang salah, duduk dengan posisi yang salah untuk waktu yang cukup lama. Postur ini akan memberikan tekanan di bagian tubuh tertentu dan bisa merusak otot dan tulang belakang sehingga menjadi penyebab syaraf kejepit.

Cara yang tepat untuk mengurangi tekanan pada syaraf yaitu dengan menggunakan bantal, sandaran leher dan kursi yang disesuaikan atau juga bisa dengan memilih area kerja ergonomis dan menyesuaikan postur tubuh sebab kursi dan meja yang mudah diatur sesuai dengan ketinggiannya.

3. Kompres Panas Atau Dingin

Dengan kompres panas dapat mengendurkan otot-otot tegang di area saraf kejepit. Panas ini juga dapat meningkatkan aliran darah sehingga bisa membantu proses penyembuhan. Kompres panas ini bisa dilakukan menggunakan bantal pemanas.

Di samping kompres panas, maka kompres dingin juga dapat mengurangi adanya peradangan dan pembengkakan. Kombinasi antara kompres panas dan dingin dapat meningkatkan sirkulasi darah pada sekitar yang terkena syaraf kejepit dengan begitu bisa meredakan nyeri.

Cara yang dilakukan untuk mengompres ini yaitu meletakan es pada handuk ataupun kain bersih dan letakan pada bagian tubuh yang mengalami syaraf kejepit selama kurang lebih 15 menit, lakukan tiga kali sehari secara rutin. Namun untuk kompres panas dapat dilakukan pada waktu yang berbeda serta lebih lama, misal satu jam kemudian dilakukan selama tiga kali sehari.

4. Latihan Peregangan dan Yoga

Melakukan gerakan peregangan secara lembut dan lambat bisa membantu untuk memperkuat otot inti serta bokong dan dapat menjaga agar paha bagian belakang tetap kendur. Yoga adalah salah satu olahraga yang dapat menjadi pilihan terbaik. Yoga dapat membantu Anda meredakan ketegangan serta tekanan pada area yang mengalami syaraf kejepit.

5. Memakai Splint

Splint yaitu alat bantu yang dapat menjaga bagian tubuh untuk meminimalisir otot-otot yang ada di sekitarnya bergerak atau bergeser. Hal tersebut dapat membantu Anda dalam penyembuhan syaraf kejepit secara lebih cepat.

6. Tinggikan Kaki

Cara yang paling sederhana dan terkesan remah yaitu meninggikan posisi kaki. Akan tetapi dengan meninggikan kaki untuk orang yang sedang mengalami syarat kejepit pada area punggung dapat merasakan kelegaan sebab secara langsung dapat menghilangkan tekanan pada area tulang belakang. Cara yang dapat dilakukan yaitu dengan meletakan bantal pada area bawah lutut dengan begitu kaki akan berasa di sudut 45 derajat.

7. Terapi Fisik atau Pijat

Pijatan bisa mengurangi rasa sakit serta stres fisik. Dengan pijatan yang lembut di area saraf kejepit dapat meredakan ketegangan, sedangkan untuk pijatan di seluruh tubuh dapat membuat otot-otot menjadi rileks.

Pijatan ini merupakan salah satu bentuk dari terapi fisik atau yang disebut dengan fisioterapi. Sebab terapi fisik dapat dikombinasikan dengan melakukan olahraga dan peregangan secara pelan dan lembut untuk mengurangi gejala saraf kejepit yang dialami.

Terapi syaraf kejepit dengan fisioterapi ini menjadi pilihan yang tepat untuk perawatan secara efektif yang dapat meredakan nyeri serta gejala lainnya dari syaraf kejepit.

Visited 11 times, 1 visit(s) today
Manfaat Terapi Syaraf Kejepit Ketika Kambuh